BONE  

Tambang Galian C di Wollangi Ditolak Pemkab Bone, Tim Teknis Pemprov Sul-Sel Diterjunkan Ke Lokasi.

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Tambang Galian C yang terletak di Desa Wollangi Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone yang sebelumnya menjadi sorotan Publik dan ditolak oleh Pemda Bone ditinjau langsung Tim Teknis Pemprov Sulsel.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone Dray Vibrianto menjelaskan bahwa kehadiran Tim Teknis Pemprov untuk mengecek kondisi Faktual tambang yang ada di Wollangi.

“Tadi kita menerima kunjungan tim teknis dari DPMPTSP, DLHK Provinsi, dan ESDM Provinsi Sulsel mengenai kasus tambang Wollangi. Tujuan mereka untuk mengecek kondisi faktual di lokasi (Wollangi),” ungkap Dray, Senin (13/5/2024).

Lebih lanjut DLH Bone memaparkan terkait dengan kondisi mata air Wollangi sebagai mata air utama PDAM Bone. Selain itu, sumber air di Wollangi juga sebagai kepentingan pertanian dan pengairan.

Baca juga:  Kemah Silaturahmi Scoooterist Bosowasi Di Pantai Tete Membludak

“Jadi, jika ada aktivitas pertambangan atau penebangan akan mempengaruhi kualitas air di Wollangi. Jaringan di bukit-bukit Wollangi sebagai sumber resapan kualitas mata air tersebut,” katanya.

Mantan Kalaksa BPBD Kabupaten Bone ini menyebutka Tim Teknis Pemprov Sulsel juga berdialog dengan masyarakat dan petugas PDAM Waemanurungnge. Hal itu menjadi penting untuk bisa mengevaluasi kebijakan yang akan dilanjutkan di Wollangi.

“Petugas PDAM tadi mengaku bahwa dulunya sebelum ada aktivitas tambang, mata air Wollangi sangat baik. Namun saat ini banyak aktivitas tambang yang merusak sumber air tersebut,” sebutnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa yang dilakukan DLH Bone dengan menolak aktifitas pertambangan di Wollangi untuk kepentingan masyarakat Bone. Dan berharap Pemprov Sulsel bisa mengambil keputusan untuk masa depan masyarakat Bone.

Baca juga:  Sebelum Resmi Melapor Polisi,Korban Pelecehan Seksual Di Uloe Diduga Peras Boss Konter HP Hingga 50 Juta

“Kami melindungi kepentingan masyarakat banyak. Kami menyampaikan bahwa pada prinsipnya ikhtiar untuk menjamin keberlangsungan mata air dengan menolak aktivitas tambang,” jelasnya.

“Kami berharap sekali tim dari provinsi bisa melihat kejadian sejelas-jelasnya. Kita tunggu hasilnya apakah akan dievaluasi atau tidak oleh pihak provinsi, karena ini menyangkut masa depan masyarakat Bone,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *