BONE  

Dapat Penghargaan Dari Pemda Bone, Berikut Kronologi Sat Intelkam Polres Bone Berhasil Ungkap Kasus Penculikan Anak Bawa Umur

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Gerakan cepat yang dilakulan Oleh Jajaran Satuan Intelkam Polres Bone dalam mengamankan penculikan anak di bawah umur beberapa hari lalu, mencuri perhatian publik, dan mendapatkan penghargaan dari pemerintah Kabupaten Bone.

Penyerahan penghargaan itu berlangsung di Mapolres Bone, Jalan Yos Sudarso, Selasa (22/7/2025) yang diserahkan oleh Wakil Bupati Bone didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bone serta Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Bone. Hadiah tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setyo Budhy.

Penyerahan Sepeda dari pemda Bone kepada Kapolres  Bone

“Saya mewakili Bupati Bone hari ini datang ke Mapolres Bone bersama Kepala Kesbangpol dan Plt Kasatpol PP untuk menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan jajaran yang telah cepat merespons dan berhasil menangkap pelaku penculikan anak,” ujarnya, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin.

Baca juga:  Room Karaoke Di Bone Disulap Jadi Tempat Hiburan Malam Menjamur, Sediakan Minuman Keras Hingga Ladies Companion (LC)

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Polres Bone semakin dekat dengan masyarakat dan mampu bertindak sebagai pelindung serta pengayom.

“Ini menandakan bahwa Kapolres Bone bersama jajarannya telah membuktikan diri sebagai polisinya masyarakat. Kami berharap Polres Bone terus bergerak cepat merespons laporan dari warga,” tambahnya.

Sementara Kasat Intelkam Polres Bone, AKP Syafriadi saat ditemui disalah satu warung kopi,menceritakan aksi yang penculikan tersebut bermula ketika anggotanya, kanit Intelkam Polsek Awangpone melaporkan bahwa ada penculikan anak dibawah umur, lalu kemudian menerjunkan Kanit opsnal Intelkam untuk segara terjun kelapangan melakukan pengejaran.

“saat menerima informasi kasus penculikan anak itu pada pukul 13.30 Wita, langsung saya terjunkan Anggota menuju TKP dan Bermodal informasi yang kami gali di lokasi kejadian, kami mengikuti jejak pelaku yang berjumlah empat laki-laki dan satu perempuan,” ungkap AKP Syafriadi,Selasa (22/7/2025).

Baca juga:  Padukan Profesionalisme, Nilai Keagamaan dan Kearifan Lokal, Dr. Rahmatunnair Siap Bersaing jadi Rektor IAIN Bone

Lebih lanjut, untuk mengelabui petugas, pelaku sempat mengganti plat kendaraan (mobil) yang dipakai para pelaku.

“Pelaku sempat ganti nomor Plat,namun kami telah kantongi ciri-ciri mobil yang digunakan pelaku. Nah, saat di Kelurahan Taretta, Kecamatan Amali. Pelaku sempat lari, namun dikejar dan diadang. Pelaku sempat berniat melakukan perlawanan akan tetapi diberi tembakan peringatan.” Tambahnya.

Selanjutnya, Mantan Kapolsek Tellusiating’e ini menambahkan pada saat para perlaku di amankan, Korban terjadi tidak di dalam mobil dan pihaknya menelusuri keberadaan dan menemukan korban di Desa Cinnong, Kecamatan Ulaweng diselamatkan oleh Rustam.

“Jadi pelaku utama (sinring) 60 tahun,ingin menikahi paksa korban dan meminjam salah satu rumah warga di Tabba’e Desa Benteng Tellue Kecamatan Amali, namun ketika pak Imam Desa datang, korban menangis dan mengaku dipaksa hingga akhirnya pernikahan itu batal.” Tuturnya.

Baca juga:  Kasus Dugaan Penipuan Paving Blok Yang Melibatkan Aktivis LSM Di Bone, Kasatrekrim Polres Bone Pastikan Kasus Berlanjut

“Lalu pemilik rumah (Rustam) yang ingin ditempati menikah itu, menyembunyikan korban berniat ingin menyelamatkan korban. Para pelaku juga sudah urung-urungan karena mengetahui posisinya dalam pengejaran, Akhirnya pernikahan batal, Para pelaku lari tanpa membawa korban.”sambungnya.

Korban pun berhasil diselamatkan, dan pelaku diamankan bersama sejumlah senjata tajam yang dibawa pelaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *