BONE  

Panitia Pelaksana Turnamen Arung Tonra Cup I 2024 Tak Sportif, Paksakan Tim Tuan Rumah Samaere 90 Fc Jadi Juara

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Panitia Turnamen Sepakbola Arung Tonra Cup I  Tahun 2024 mendapatkan aksi protes oleh Tim Batara Fc karena dinilai curang dan memihak kepada tim tuan rumah Samaenre 90 Fc.

Pertandingan yang seharusnya mempertemukan antara Tim tuan rumah Samaenre 90 Fc vs Putra Batara FC digelar di lapangan sepakbola H. Andi Palantei jam 16.00 wita terpaksa tidak dilanjutkan.

“Panitia tidak becus dan tidak konsisten pada ada aturan yang buatnya sendiri, harus sebagai tim tuan rumah menjadi contoh agar turnamen ini berlangsung baik tapi karena takut tidak lolos makanya berbuat curang”Kata Manager Batara Fc,Adhy Susanto,Selasa,16/07/2024.

Dalam pantauan, Adhy memprotes panitia karena tim tuan rumah Samaere 90 Fc menambahkan pemain namun menggunakan nama warga lokal.

Baca juga:  Oknum Aktivis LSM Bone,Tipu dan Gelapkan dana 400 juta Warga Maros

“Dia yang buat aturan tapi tidak mampu menerapkannya,para pemain Samaenre 90 Fc dirombak 80 % mulai dari pertandingan kedua melawan FC Angkue,padahal itu tidak diperbolehkan namun panitia tidak mengindahkan hal tersebut.” Tambahnya.

Diprotes persoalan Daftar Nama Pemain (DNP) Samaenre 90  FC panitia tidak mampu menunjukkan dengan dalih tidak menyetor.

“Dari awal pertandingam saja sudah tidak sportif DNP tidak mampu diperlihatkan karena memang tim tuan rumah bebas melakukan perombakan pemain namun hal itu di indahkan panitia karena tim tuan rumah.” Jelasnya.

Ia pun dan timnya memilih tidak melanjutkan pertandingan dan menilai turnamen di Kecamatan Tonra kembali gagal untuk kedua kalinya karena ulah panitia.

Baca juga:  Meriahkan HUT RI Ke 79, Komunitas Uttilolo Gelar Lomba Panjat Pinang

“Lebih baik tidak main,karena memang panitia menyetting tim tuan rumah juara dan ini untuk kedua kalinya turnamen yang diselenggarakan ditonra dinilai gagal karena ulah panitia dan tim tuan rumah yang tidak fair dan takut kalah.” Tuturnya.

Dirinya pun akan melaporkan kepanitiaan kepihak yang berwenang karena sudah merugikan timnya.

“Kami akan lapor ini kepihak berwenang, apalagi kami merasa dirugikan secara materi dalam mengikuti turnamen tersebut.”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *