BONE  

Kembali Beroperasi Setelah Kamuflase Berhasil,Oknum Polisi Diduga Bekingi Sabung Ayam Di Tellu Limpoe

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Sabung Ayam di Desa Sadar kecamatan Tellu limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi-Selatan kembali beroperasi setelah tutup dan dikatakan sebagai tempat jemuran nilam oleh Polsek Tellu Limpoe.

Menurut warga kampung disana kepada awak media mengatakan Panggung arena sabung ayam yang tidak dimusnahkan beberapa bulan yang lalu ketika kapolsek tellu limpoe bersama anggotannya turun di lokasi arena sabung ayam tersebut.

” Alasan panggung arena sabung ayam tersebut tidak dimusnahkan karena digunakan sebagai tempat jemuran nilam, padahal ini hanya kamulfase untuk menyamarkan penampilan dari fungsi yang sebenarnya yaitu panggung arena sabung ayam” jelasnya

Arena sabung ayam yang disulap jadi penjemuran Nilam saat 1 agustus 2025 Lalu

Dalam pengoperasian sabung ayam di desa Sadar diduga kuat oknum polisi disebut menjadi beking pengoperasian judi sabung ayam tersebut.

Baca juga:  Minta Kasus Koko Jhon Tidak Dikawal,Suruhan Oknum Polda Diduga Iming-Imingi Forbes Anti Narkoba Bone Uang 1.5 Miliyar

“Main perdana di Desa sadar (Gattungeng) pada hari Jumat (29/8/2025) lalu, mereka resmikan penggunaan perdana panggung arena sabung ayamnya. Tempat penjemuran Daun Nilam ini hanya kamuflase untuk menyamarkan penampilan dari fungsi yang sebenarnya yaitu panggung arena sabung ayam,” ungkap salah seorang warga asetempat yang identitasnya tak ingin disebutkan, Kamis (4/9/2025).

Ia menyebut, jadwal permainan judi sabung ayam itu tiga hari dalam sepekan yakni Jumat, Senin, dan Rabu.

“Besok hari Jumat (hari ini. Red) jadwal main kembali. Penyedia lokasi panggung tempat arena sabung ayam bernama Getteng warga Desa pallawa yang memiliki tanah sekaligus penyedia panggung tempat arena sabung ayam yang berlokasi di Desa Sadar yang berbatasan langsung dengan desa Pallawa yang dibatasi oleh sungai kecil,” ungkapnya.

Baca juga:  Hadir Di Kelurahan Waetuo, Andi Islamuddin Diteriaki "Kami Tegak Lurus Untuk Bone Maju"

Selain itu, sumber juga menyebut bahwa sejumlah pihak diduga menerima jatah dari perjudian sabung ayam tersebut.

“Hari Senin jatah diduga untuk oknum Polsek Tellu Limpoe, hari Rabu jatah untuk penyelenggara di arena sabung ayam (termasuk pemilik arena judi sabung ayam), dan hari Juma’t jatah diduga untuk oknum Polres Bone,” sebutnya.

“Hari senin lalu Getteng sebagai pemilik lahan panggung arena judi sabung ayam menyetor uang ke oknum Polsek Tellu Limpoe sekitar Rp 6 juta,” sambungnya

Sementara Kepala Desa Sadar, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone, Andi Ashar Alam SH angkat bicara terkait dengan judi sabung ayam di wilayahnya.

Dia menyebut bahwa aksi pelaku tersebut dilakukan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Soppeng.

Baca juga:  Terdakwa Pembunuhan Sadis Di Bone Dituntut Penjara Seumur Hidup

Sehingga, dirinya sulit bertindak. Dia mengaku sudah beberapa kali menegur pelaku, namun teguran tersebut tak diindahkan.

“Kalau wilayahnya memang itu masuk Desa Sadar. Namun itu di luar jangkauan karena oknumnya orang dari Desa Pallawa, Kabupaten Soppeng,” ungkapnya.

Andi Ashar mengatakan, bahwa titik perjudian tersebut berada pada wilayah terluar desanya yang sulit diakses oleh warga.

“Tidak ada warga saya karena memang jauh dari pemukiman,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *