HMI Cabang Bone Kecam Tindakan Represif Aparat terhadap Demonstran: Cederai Demokrasi dan Marwah Hukum

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian dalam penanganan aksi demonstrasi yang terjadi di sejumlah daerah baru-baru ini. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat dinilai mencederai prinsip demokrasi dan merusak citra institusi kepolisian sebagai pelindung rakyat.

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Bone,Arfah , menyatakan bahwa kekerasan terhadap massa aksi yang menyampaikan aspirasi secara damai merupakan bentuk kemunduran dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia.

“Aparat seharusnya hadir sebagai pengayom, bukan menjadi alat represif yang membungkam suara rakyat. Setiap tindakan kekerasan terhadap mahasiswa dan masyarakat sipil adalah penghinaan terhadap konstitusi dan hak asasi manusia,” tegas Arfah dalam pernyataan tertulis, Jumat (29/8).

Baca juga:  Kampanyekan Zero Narkoba Di Kabupaten Bone, Forbes Anti Narkoba Audiens Dengan Kapolres Bone

Lebih lanjut, Mahasiswa dari Kampus IAIN Bone ini menekankan bahwa ruang demokrasi harus dijaga dan dilindungi, bukan dibungkam dengan gas air mata atau pentungan. Ia juga menyayangkan masih minimnya akuntabilitas terhadap oknum aparat yang melakukan pelanggaran saat bertugas di lapangan.

“Kami menuntut transparansi dan penegakan hukum yang adil. Setiap pelanggaran harus diproses secara terbuka. Tidak boleh ada impunitas dalam tubuh aparat,” tambahnya.

HMI Cabang Bone juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa, untuk terus mengawal kebebasan berekspresi sebagai bagian dari perjuangan menjaga demokrasi.

Dalam pernyataan tersebut, ia juga mendorong institusi kepolisian untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengamanan aksi massa dan memberikan pendidikan HAM kepada seluruh jajaran.

Baca juga:  Menteri Agama RI Balik Kampung, Puncak peringatan HAB Ke 80, Banjir Peserta

“Jika demokrasi terus direspons dengan kekerasan, maka kita sedang menuju pada kematian akal sehat dan nurani hukum,” pungkasnya.

HMI Cabang Bone menegaskan akan terus mengawal proses hukum dan mendesak lembaga-lembaga independen seperti Komnas HAM untuk terlibat aktif dalam investigasi kasus-kasus kekerasan aparat terhadap massa aksi.

Penulis: ArEditor: AndhyMuss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *