Mahasiswa UGM KKN Di Selayar, Saiful Arif : Ilmu dan Pengalaman Di Kampus Dicurahkan Semua Kepada Masyarakat

LISTINGNUSANTARA.COM, SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH menerima secara resmi mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Penerimaan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Senin (1/7/2024). Wabup Saiful Arif di dampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Arfang Arif, yang juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sejumlah kepala desa yang wilayahnya menjadi lokus pelaksanaan KKN.

Informasi yang dihimpun, mahasiswa KKN UGM itu berjumlah 60 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 30 orang diantaranya akan melaksanakan KKN di Wilayah Kecamatan Bontoharu, dan 30 orang lainnya ditempatkan di Kecamatan Bontosikuyu.

Baca juga:  Pemkab Selayar Raih Adipura 2023

Wakil Bupati Saiful Arif yang juga alumni UGM menyampaikan selamat datang di Kabupaten Kepulauan Selayar. Atas nama pemerintah, dirinya siap mendukung suksesnya pelaksanaan KKN mahasiswa UGM di Kabupaten Kepulauan Selayar berjuluk Tanadoang ini.

“Tolong, ilmu dan pengalamannya di kampus agar dapat curahkan semua ke masyarakat,” pinta Saiful Arif.

Dirinya berharap agar para mahasiswa betah di Selayar selama melaksanakan KKN yang rencananya akan berlangsung selama 50 hari ke depan. “Kalau anda puas berada di wilayah kami sampaikan kepada yang lain, dan jika terdapat banyak kekurangan laporkan kepada kami untuk bahan evaluasi kami kedepan,” ucap Saiful Arif menutup sambutannya.

Sedangkan koordinator Mahasiswa KKN UGM Hanin Zuhrotul Amanah, S.T.P., M.P., Ph. D. menuturkan bahwa pada bulan Juni lalu, Rektor UGM melepas 7.162 mahasiwa untuk melaksanakan KKN menyebar di seluruh Indonesia, 60 orang diantaranya ditempatkan di Selayar.

Baca juga:  Kabid Humas IKP Sosialisasi Kanal Aduan SP4N Lapor di Kecamatan Bontoharu

Untuk program studi dari para mahasiswa kata Hanin Zuhrotul, lengkap mulai dari yang bersifat kesehatan, sains dan teknologi, hingga ke program studi pertanian.

Sebagai informasi bahwa pada penerimaan mahasiswa UGM ini diakhiri pertukaran cindera mata dari Wakil Bupati kepada koordinator UGM dan sebaliknya. (Kxn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *