LOKAL  

Bayi di Bone Meninggal Di RSUD Bone,Lilo Ak ; Bupati Bone Pernah Ingatkan,Admistrasi Belakangan.

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Anggota komisi IV DPRD Bone Andi Muhammad Salam (Lilo Ak) sangat menyayangkan perihal peristiwa meninggal Balita Di RSUD Tenriawru Bone yang diduga lambat ditangani akibat tidak memiliki surat rujukan.

“Ini harus di perjelas seterang-terangnya dan semoga info itu tidak benar,Pasien itu kalo masuk di IGD tidak perlu di tanyakan lagi rujukan,kalo urgent harus ada tindakan secepatnya karena ini menyangkut nyawa.”Ucapnya,Selasa 11/04/2023.

Selain itu ia juga menyampai bahwa Bapak Bupati tak hentinya mengingatkan dengan lantang,admistrasi belakangan tangani pasien terlebih dahulu.

“Insyaallah kami akan kroscek lagi,Ini yg berulang bapak bupati sampaikan di depan direktur dan personil tenriawaru,kalau ada pasien langsung tangani,Administrasi belakangan.”Ujarnya.

Baca juga:  Warga Bantah Oknum Polisi Di Bone Terlibat Politik Praktis

Sementara Humas RSUD Tenriawru Bone, Andi Dedy Astaman membenarkan perihal meninggal balita 4 bulan,cuma kalau merasa tidak ditangani kayanya agak keliru karena dia masuk sekitaran kurang lebih jam 13.00 dan bahkan sudah ditangani sampai dokter spesialis tapi anak ini dalam kondisi kritis dia datang.

“Sebenarnya bukan menolak dan cuma menanyakan karena orang2 yang masuk IGD biasa atas rujukan puskesmas atau RS yang tipe c seperti pancaitana, yasin dan hapsah.”

Menurut info keluarga pasien bertanya langsung pergi seandainya dia sampaikan gawat pasti lgsg masuk seperti jam 11 lewat lgsg diarahkan masuk.

“Pas disampaikan mungkin keluarga pasien tidak menyampaikan kalau kondisi gawat, makanya tindakan yang sesudahnya langsung di arahkan masuk dan dibukakan pintu IGD kemudian langsung di tngani oleh dokter dan perawat secara langsung setelah tertangani barulah kelengkapan administrasinya diminta makanya keterangan awalnya jam 13.00 krn berdasarkan data administrasi.” Jelasnya.

Baca juga:  Jalan Rusak di Bone Capai 30,61%, Dinas PUPR Bone Sebut Butuh Dana Triliunan Untuk Perbaikan Jalan

Terkait sekurity di IGD paham hal itu. Apa wewenang sekurity menyampaikan itu.

“Saya tidak tahu apakah sekurity yang tidak paham. Tapi kami tidak sembarangan tugaskan sekuriti di IGD,” tambahnya.

“Tenaga medis dan perawat di RSUD telah berupaya namun Allah SWT berkehendak lain sehingga nyawa pasien anak tersebut tidak dapat diselamatkan sekitar pukul 16.00.wita.”Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *