LOKAL  

Efek Kalah Pilkades, Mantan Kades di Bone Garap Lapangan Bola Jadi Lahan Pertanian

Sejumlah warga di Desa Gattareng, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengeluhkan sejumlah fasilitas umum dikuasai salah seorang mantan kepala desa usai anaknya kalah dalam Pilkades beberapa waktu lalu.

Menurut keterangan warga, aset yang selama ini diperuntukkan untuk kepentingan umum mulai dikuasai pribadi oleh pihak oknum mantan kades. Salah satunya adalah podium, bahkan lapangan sepak bola digarap untuk dijadikan lahan perkebunan.

“Kami sebenarnya cukup resah dengan tindakan yang dilakukan pak. Coba dibayangkan lapangan sepakbola yang selama ini ditempati pemuda mengembangkan bakat. Tiba-tiba digarap menggunakan traktor. Mau dijadikan lahan perkebunan,” kata seorang warga, AG kepada media ini.

Menurut AG, warga enggan meributkan karena dari pihak mantan kepala desa diduga mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan milik pribadinya.

Baca juga:  Tambang Galian C Di Barebbo Nekat Beroperasi Meski Diduga Ijin Tidak Lengkap

“Dia klaim milik pribadinya, terus memang kami tidak berani menentang juga. Jadi sebagai warga hanya berharap pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bone. Atau pihak pemerintah kecamatan bersama penegak hukum turun tangan sebelum terjadi konflik antar warga,” katanya lgi.

Kepala Desa Gattareng, Irfan Rahim mengaku telah menerima informasi tersebut. Namun pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu terkait dengan status tanah yang digarap.

“Saya harus melakukan penelusuran. Apakah tanah dimaksud aset desa yang tentunya milik negara. Atau memang milik pribadi yang bersangkutan,” bebernya.

Irfan mengatakan, dirinya akan berupaya agar semua hal yang terjadi di wilayahnya akan upayakan berakhir dengan baik.

“Tentunya kami berharap agar sistem pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya,” kuncin, Irfan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *