LOKAL  

Pilkades Damai Bone Dicedarai, BLT DD Dibagikan Tengah Malam Di Rumah Tim Sukses Cakades

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahap II di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kini tersisa 4 Hari.

Namun sejumlah oknum banyak yang ingin mencedarai pilkades damai yang di kampanyekan oleh Forkopimdan dan seluruh jajaran yang terlibat di pilkades serentak ini.

Laporan- laporan masyarakat tentang dugaan pelanggaran Pilkades bermunculan, namun hingga saat ini tak ada tindak lanjut dari pihak berwenang.

 

Seperti yang disampaikan Andi Alim salah satu warga Desa Binuang, Kecamatan Libureng yang menuding Cakades atas nama Mustaman melanggar peraturan Pilkades yang membagikan BLT DD dikediamannya malam hari yang dirangkaikan dengan bakar ikan yang dilakuk didusun arellae.

“Calon kades tersebut mengadakan acara bakar ikan di kediamannya Dusun Bulu Arellae yang dihadiri PJS Kadus Bulu Arellae dan Parahnya, saat acara tersebut yang digelar pada malam hari, ada pembagian BLT DD kepada beberapa warga.” Ungkapnya, Andi Alim ,Sabtu,19/11/2022.

Baca juga:  Pengurus Purna Paskibaraka Kabupaten Bone Gelar Rapat Kerja dan Baksos

 

Menurutnya jika mengacu pada aturan yang dilakukan itu itu salah, karena yang terima BLT DD pada saat itu bukan lansia/sakit.

“Setelah kami telusuri, PJS Kadus Bulu Arellae atas nama Aman mengambil uang BLT DD ke operator Desa Binuang atas nama Ana dan kenapa uang BLT DD dipegang oleh operator desa? Kenapa bukan bendahara? Adakah yang dinamakan PJS Kadus dinunjuk langsung tanpa melalui perekrutan dan tanpa pelantikan.” Tanyanya.

Dia berharap, pihak berwenang menindak lanjuti hal tersebut karena akan merusak situasi politik di desa.

“Pemerintah daerah saat ini hanya mendengungkan Pilkades damai di forum-forum tanpa ada tindak lanjut,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Binuang, Dudding membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga:  Peringatan Hari Kesehatan Nasional, Nakes Di Sinjai Terima Penghargaan

“Iya betul itu pak, sementara acara yang bersangkutan ada di situ. Di acara itu dibagikan BLT DD. Kalau yang diberikan BLT DD kurang tahu siapa, tapi memang itu ada,” sebut Dudding.

“Itu juga jadi masalah, saya sudah dua kali ikut Bimtek tapi tidak ada yang pertanyakan masalah seperti itu, kalau ada terbukti begitu apa sangsinya? Tiga pemateri tidak ada pemaparannya yang mengarah ke hal itu,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *