HUKRIM  

Polisi Tangkap Penyeludupan Solar Subsidi 7,6 Ton di Palopo, Diduga Milik Oknum Sekdes Di Bone

LISTINGNUSANTARA.COM, Bone_Aksi penangkapan penyeludupan BBM Bersubsidi jenis solar gencar dilakukan oleh kepolisian Di Sulawesi Selatan.

Dalam sepekan setidaknya ada 32 Ton Solar yang berhasil di aman pihak kepolisian.Diantaranya 24 Ton Solar Subsidi asal bulukumba yang berhasil di amankan oleh Petugas Polres Sinjai dengan tujuan Morowali. Dan terbaru 7,6 ton solar bersubsidi asal Kabupaten Bone yang diamankan oleh Polres Palopo.

Kapolres Palopo AKBP Safi’i Nafsikin saat menggelar jumpa pers di Mapolres Palopo, Rabu 19 Januari 2023 mengatakan bahwa BBM Subsidi yang di amankan berasal dari Kabupaten Bone.

“Dihadapan polisi, kedua pelaku mengaku BBM Bersubsidi tersebut merupakan milik Iksan, warga Kabupaten Bone. Saat ini kita tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut,”Ungkapnya.

Baca juga:  Kasus Rudapaksa Di Bone belum Terungkap, Kuasa Hukum Terduga Pelaku Sebut Oknum Babinsa Sebar Isu dan Opini

Dari jauh jauh sebelumnya, aksi penyeludupan dan penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar di Kabupaten Bone marak di lakukan oleh sejemlah Oknum.

Seperti hasil investigasi yang di lakukan bahwa di temukan sejumlah oknum di Kabupaten Bone terlibat aksi kejahatan ini, Seperti Oknun Sekdes Di Kecamatan Dua Bocco’e yang berinisial (I) , Petugas SPBU, LSM dan Pengusaha Solar lain.

Salah satu warga yang Berinisial As Mengatakan bahwa penimpun tersebut memang sudah mendapatkan jatah 20 jeringen setiap harinya dipertamina cabalu.

” Paseddo (Penimbun) solar itu memang mendapatkan proritas dalam mengisian di SPBU karena bayar upeti, dan kalau untuk amankan penimbun ini kayaknya susah karena semuanya punya Bekingan.”Ungkapnya.

Baca juga:  Ketua PMII Bone Harap Kasus Pengeroyokan Kadernya DiProses Profesional dan Pelakunya Cepat Diamankan

Penelurusan juga di SPBU Cabalu di temukan bahwa penimbun solar setiap harinya mendapati solar dengan metode bekerja sama dengan petugas SPBU dengan membayar uang lebih atau saro pompa dari 7 ribu hingga 20 ribu perjerigen yang dikumpulkan satu orang penimbun yang dituakan lalu kemudian di berikan kepada pemilik pertamina sebagai uang pengamanan.

“Kenapa petugas SPBU lebih suka mengisi Jerigen daripada Mobil truck hal itu dikarenakan bahwa setiap pengisian jerigen ada uang pompanya dengan nilai yang cukup lumayan tinggi kisaran 7 ribu hingga 10 ribu perjerigennya dan bayangkan saja kalau bisa mengisi hingga ratusan jerigen bisa mendapatkan jutaan tiap hari hanya dari saro pompa.” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *