LOKAL  

Tekan Paham Radikalisme,Kejari Bone Gelar Penyuluhan Hukum Dann Penerapan Nilai-Nilai 4 Pilar Kebangsaan

LISTINGNUSANTARA.COM,Bone_Dalam rangka pelaksanaan prioritas nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, ditetapkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bone Andi Hairil Ahmad, SH, MH melakukan penerangan hukum dalam program Empat Pilar Kebangsaan di Aula kantor Desa Lilina Ajangale Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Rabu (22/02/2023)

Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Camat Ulaweng, Kepala Desa Lilina Ajangale, para aparat desa, anggota karang taruna, kader posyandu, kader posbindu, kader pembangunan masyarakat, dan tokoh pemuda.

Keberagaman latar belakangan Sosial-Budaya, Agama dan Kepercayaan di Indonesia tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan permasalahan hingga memunculkan gerakan radikalisme dan terorisme yang masih menjadi ancaman di Indonesia.

Baca juga:  Muncul Polling 22 Tokoh Diharapkan Jadi Pemimpin di Bone, Tokoh NU Rahmatunnair Jadi Urutan Pertama

“Oleh sebab itu, upaya kontra-radikalisasi dan de-radikalisasi harus terus dilakukan. Dalam Program Empat Pilar Kebangsaan ini, Kejaksaan Negeri Bone melalui Seksi Intelijen menjelaskan pentingnya nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat.” Ungkap Andi Khairil.

Lebih lanjut Andi Hairil mengatakan,apalagi di Kabupaten Bone memiliki wilayah yang cukup luas sehingga tidak menutup kemungkinan mudah disusupi oleh paham radikal serta memiliki topografi pegunungan yang menjadi tempat persembunyian bagi pelaku terorisme dan radikalisme, sehingga perlu peran serta masyarakat dan aparatur desa untuk turut aktif melakukan pengawasan dan pencegahan agar terhindar dari paham radikal dan tindakan terorisme.

Baca juga:  Ujian Seleksi PPPK Sinjai Dimulai Dengan Prokes Ketat

“Dengan adanya program empat pilar kebangsaan ini diharapkan peserta yang telah mengikuti kegiatan penerangan hukum ini dapat membagi informasi yang telah didapatkan kepada lingkungan baik dilingkup keluarga, maupun masyarakat.” Tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat jika mendapati adanya pihak-pihak yang hendak menyebarkan ideologi dan paham radikal yang tidak sesuai dengan nilai empat pilar kebangsaan agar melaporkan ke pemerintah setempat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *