LOKAL  

Warga Keluhkan Layanan Disdukcapil Terhambat Alasan Jaringan Error ,Kadis: Itu di Luar Kewenangan Kami

LISTINGNUSANTARA.COM,BONE__Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone kembali dikeluhkan warga

Lantaran dalam mengurusi berkas administrasi kependudukan, warga sudah bolak balik ke kantor Disdukcapil selama 2 hari, namun selalu saja mendapat alasan sistem error, sehingga berkas yang dibawanya harus dibawa pulang kembali

Padahal diketahui, Pelayanan Disdukcapil tersebut adalah pelayanan prioritas yang sangat dibutuhkan warga dalam menjalankan kebutuhannya

Salah seorang warga Desa Mulamenree Kecamatan Ulaweng Ahwal ahmad menilai kinerja capil tidak profesional dan perlu di evaluasi karena dinas dukcapil merupakan pelayan publik prioritas.

“Saya sudah 2 hari bolak balik kesana namun 2 hari juga error jaringannya,itukan tidak profesional, perlu evaluasi itu karena ini kebutuhan (pelayanan publik prioritas) layanan administrasi, Kan pemerintah sendiri buat aturan harus ini dan itu, jadi fasilitas harus mendukung donk.”Ucapnya,Selasa,2/08/2022

Baca juga:  20 Tahun Masa Pengabdian, Letting TFTT Bintara 2003 Polres Bone Gelar Syukuran dan Bansos

Senada, disampaikan Marni warga Cenrana juga juga mengatakan dia menunggu berjam jam namun juga mendapatkan pemberitahuan kalau pelayanannya lagi error.

“Menunggu hingga 3 jam pas diloket petugas bilang jaringan lagi error silahkan datang kembali besok ” ucapanya.

Menanggapi keluhan tersebut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bone H. A. Saharuddin, S.STP, M.Si saat dikonfirmasi mengata belum mengetahui secara pasti penyebab jaringan error karena baru pulang dari tanah suci dan jaringan yang bermasalah itu diluar dari kewenangannya.

“Kalau jaringan erorr atau lambat kemungkinan itu bisa terjadi tapi walaupun saya belum masuk kantor karen baru tiba kemarin habis ibadah haji, tapi barusan saya masih menandatangani catatan pinggir perubahan nama di akte kelahiran dan Kami juga tidak tau penyebab jaringan eror, bisa saja overload ataukah signal/jaringan yang bermasalah dan ini diluar kewenangan kami ” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *