LOKAL  

Aturan Ketat SPBU Di Bone,Persulit Pengendara Namun Permudah Mafia Solar Beraksi

LISTINGNUSANTARA.Com,Bone_Aturan ketat yang diberlakukan Pertamina untuk pembelian BBM bersubsidi jenis solar di sejumlah SPBU Bone kini jadi perbincangan.

Untuk pembelian BBM bersubsidi jenis solar harus menggunakan barcode pertamina yang sesuai dengan jenis TNKB Kendaraan yang terdaftar dan menerima pengisian yang menggunakan jerigen.

Namun hal tersebut malah membuat sejumlah perkendara dan warga menilai yang dilakukan pihak pertamina semena-semena dan tidak betul diterapkan.

“barcode kendaraan saya 200 Liter perhari dan pada saat mengisi tangkinya, dan penuh sayapun menyodorkan untuk mengisi di Jerigen dengan tujuan agar bisa di Gunakan ditraktor, akan tetapi petugas pertamina menolak mengisi jerigen tersebut dengan alasan tidak diperbolehkan.” Jelas Ardi, Salah satu pengendara,Jumat 18/07/2023.

Baca juga:  Gara-Gara Langgar Pedum, 75 Agen Penyalur BPNT di Bone Terpaksa Gigit Jari

Hal itupun membuatnya bertanya komitmen petugas yang tidak mengisi jerigen akan tetapi banyak jerigen yang menumpuk disekitaran pertamina.

“Kalau memang tidak mengisi jeringen,terus kenapa banyak jerigen solar di sekitaran pertamina dan teman saya juga pernah bilang, kalau isi jerigen itu ada biaya pompanya yang kata pegawai diperuntukan untuk LSM dan Pihak kepolisian.”Jelasnya.

Seperti yang diketahui sebelum-sebelumnya sejumlah pertamina di Kabupaten Bone dikuasai oleh oknum yang diduga memonopoli pembelian
Solar Bersubsidi yang untuk mendapatkan ketentuan tersendiri dengan menjual kembali ketambang yang ada di Bone dan Bahkan ada yang dijual kembali ke Morowali.

Bahkan setelah adanya solar ilegal yang ditemukan di Kabupaten Wajo dan diduga berasal di Kabupaten Bone membuat seluruh pertamina di Bone tidak mengisi menggunakan Jerigen.

Baca juga:  Permantap Pariwisata Sinjai, Bupati ASA Teken MoU dengan Poltekpar Makassar

Namun hal demikian dari pantauan Listingnusantara.com ketidakberadaan jerigen di pertamina di Kabupaten Bone disinyalir hanya berlangsung selama 2 Minggu dan sekarang ini kembali penuh dengan antrian jerigen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *