LOKAL  

Program Pasar Murah Pemkab Bone, Anak Desa: Bukan Solusi Atasi Kelangkaan Minyak !

Anak Desa, Anjung Mengkritisi Program Pemerintah Atasi Kelangkaan dan Mahalnya Minyak Goreng

LISTINGNUSANTARA.COM, BONE-Dalam rangka mengatasi kelangkaan dan mahalnya minyak goreng, Pemerintah Kabupaten Bone dalam hal ini Dinas Perdagangan menuai kritik dan tanda tanya.

Program yang dinilai mampu memberikan stimulan atau membantu masyarakat dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng tersebut justru dinilai tidak memberikan solusi yang baik.

Bahkan program tersebut justru di kritik pegiat desa Asmarjun, program tersebut dinilai bukan solusi namun hanya pencitraan alias curi panggung ditengah langkahnya minyak goreng.

“Harusnya pemkab bone melakukan koordinasi dengan semua stake holder termasuk Aparat Penegak Hukum untuk melakukan Sidak dalam rangka mengatasi kelangkaan minyak, bukan melakukan pencitraan saja”. Terang Anjung sappan akrabnya, Minggu, 20/03/2022

Baca juga:  135 PPK Kabupaten Bone Resmi Dilantik, Wabup Bone; Jaga Amanah Dan Jangan Tergoda

Anjung juga mengatakan, jika Pemerintah Bone betul-betul berbuat untuk masyarakat dalam hal mengatasi kelangkaan minyak dengan melakukan gebrakan pasar murah serentak bukan upaya yang solutif.

“Pasar murah yang dilakukan di kota itu bukan solusi karena hanya bisa menjangkau daerah kota saja itupun sbagian kecil, lain cerita kalau pasar murahnya dilakukan di 27 kecamatan secara serentak nah ini bisa menjadi membantu masyarakat”. Terangnya

Selain itu Anjung juga menuturkan, solusi sebagai alternatif dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng kelapa sawit dengan menggandeng UMKM Lokal untuk membuat minyak kelapa lokal yang bisa digunakan sampai keberadaan minyak goreng kelapa sawit kembali normal.

“Dinas terkait harusnya menggandeng dan memberdayakan UMKM lokal untuk memproduksi minyak kelapa, hal ini bisa menjadi stimulan dalam mengatasi kelangkaan minyak goreng”. Tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *