LOKAL  

Ragara Pelayanan Buruk Akibatkan Kematian, PMII Bulukumba Demo Pemda Minta Dirut RSUD dan Kadis Capil di Copot

PMII Bulukumba Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menuntut Dirut RSUD Bulukumba dan Kadis Capil di Ganti

LISTINGNUSANTARA.COM, Bulukumba – Viralnya video salah satu warga asal Kajang inisial A yang meninggal dunia sesaat melakukan perekaman e-KTP di Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba untuk memenuhi prasyarat dalam pengurusan biaya adminitrasi Rumah Sakit maupun BPJS.

Menanggapi pelayanan publik yang dinilai buruk itu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba menggelar unjuk rasa di depan kantor Disdukcapil dan Audiensi dengan Direktur RSUD Andi Sultan Daeng Raja.

Kodinator Lapangan, Herman, Menilai bahwa pihak RSUD dan Disdukcapil itu harusnya melakukan koordinasi terkait pelayanan kesehatan bagi pasien yang sedang sakit untuk di mudahkan urusan administrasinya. Bahkan kejadian tersebut beberapa kali terjadi pada ibu yang melahirkan yang berujung kematian, dikarenakan kinerja pelayanannya tidaklah maksimal untuk menyelamatkan masyarakat.

Baca juga:  Titik Pengerjaan Jalan Berpolemik, Kades di Palakka Tuntut RDPU, Dinas PUPR Sebut Titik Nol Sudah Benar

“Pasien yang sakit malah di perumit urusan administrasinya oleh pihak rumah sakit dan pihak Disdukcapil,” katanya saat di hubungi, Jumat (19/02/2022).

Menurutnya, pihak RSUD Andi Sultang Daeng Raja dan Disdukcapil Bulukumba itu melakukan pelayanan satu pintu agar permasalahan-permasalahan seperti ini tidak terulang kembali. Karenanya, perlu ada evaluasi kinerja terhadap dua stekholder tersebut.

“Kami meminta dan mendesak kepada Bupati dan DPRD Bulukumba untuk mencopot Direktur RSUD Bulukumba serta mengeluarkan surat rekomendasi pemecatan kepala Disdukcapil ke Kemendagri. Karena tidak memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat Bulukumba,” ujar Ketua II PC PMII Bulukumba tersebut.

Mahasiswa yang diakrab sapa Hery, kembali menegaskan jika tuntutan tidak di indahkan tidak ada realisasi dan perubahan, maka pihaknya akan kembali melakukan aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar untuk menutup pintu rumah sakit dan Disdukcapil bulukumba.

Baca juga:  Bayi di Bone Meninggal Di RSUD Bone,Lilo Ak ; Bupati Bone Pernah Ingatkan,Admistrasi Belakangan.

“Evaluasi kinerja pelayanan dua stekholder tersebut dan berikan pelayanan yang nyaman bagi masyarakat Bulukumba,” imbuhnya.

Selain itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bulukumba, Dr. Risal menyampaikan saat audiensi mengatakan sangat berterima kasih kepada anak – anak PMII, karena peduli terhadap pelaksanaan kenyamanan kesehatan masyarakat. Ia pun juga mengingatkan tolong sampaikan ke masyarakat Bulukumba ketika ingin berobat ke rumah sakit untuk jangan sungkan.

“Apalagi terkendala biaya kami bisa memberikan solusi dan kedepan akan mendahulukan kesehatan daripada administrasi serta mengevaluasi seluruh jajaran pegawai yang tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tegasnya* (Ahmad Saeful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *