LOKAL  

Fakta-fakta Penyeludup Solar Terungkap, Mapia di Bone Kirim Sampai ke Morowali

LISTINGNUSANTARA.COM,BONE_Dugaan penyeludupan BBM jenis solar subsidi melalui jalur sungai walannae kini mulai menunjukkan fakta-fakta baru.

Dari hasil penelurusan Listingnusantara.com menunjukkan bahwa sejumlah oknum terlibat atas kasus penyeludupan soal ini.Dimulai dari pengusaha Solar dengan Inisial HR, Sekertaris Desa, Petugas SPBU dan beberapa oknum lainnya.

Salah satu warga yang engga di sebutkan namanya mengatakan bahwa solar yang ditemukan beberapa hari yang lalu di sungai walenna’e Kecamatan Cenrana merupakan milik pengusaha yang akan di bawa ke Morowali.

“Beberapa orang memiliki tugas masing-masing, solar yang didapatkan di sejumlah pertamina kemudian dikumpulkan di pakkasalo Kecamatan Dua Bocco’e lalu kemudian di seludupkan melalui sungai malam hari, dan bayangkan saja harga solar di morowali mencapai Rp.420.000 perjerigen” Ungkapnya,Minggu 16/10/2022.

Baca juga:  Tanggapi Keluhan Warga Soal Pelayanan, Begini Kata Pihak Rs Hapsah Bone

Dan lebih parahnya lagi sejumlah oknum pertugas SPBU juga mengambil peran penting karena tanpa dia Solar yang di inginkan tidak mungkin didapatkan.

“Kenapa petugas SPBU lebih suka mengisi Jerigen daripada Mobil truck hal itu dikarenakan bahwa setiap pengisian jerigen ada uang pompanya dengan nilai yang cukup lumayan tinggi kisaran 7 ribu hingga 10 ribu perjerigennya dan bayangkan saja kalau bisa mengisi hingga ratusan jerigan tiap harinya.” Tambahnya.

Selain itu sejumlah pengusaha solar memang mempunyai tempat pengambilan masing-masing dan itu sudah punya kerjasama dengan oknum petugas SPBU.

“Memang pengusahanya sudah kerja sama dengan petugas SPBUnya, Kan tidak mungkin kalau dipake untuk pertanian dan nelayan solar yang diamb mencapai puluhan hingga ratusan jerigen dan ada juga beberapa mobil minibus yang didesain untuk mengangkut solar ini. ” pungkasnya.

Baca juga:  Pengadaan Randis Untuk Sekda Jadi Sorotan DPRD,Kabid Anggaran Sebut Sesuai Regulasi Dan DPRD Yang Menyerot Tidak Pernah Hadir Rapat

Sementara Kapolres Bone AKBP Ardiansyah S.Ik komitmen akan tindak tegas oknum penyelundup solar.

“Kita komitmen akan menindak semua yang terlibat, siapapun itu dan darimanapun. ” Ucapanya 12 /10/2022

Dia menambahkan bahwa dalam aturan sudah jelas diatur jika ada pihak yang mengangkut BBM bersubsidi tidak sesuai pada tujuan. Perbuatan tersebut dapat diartikan sebagai penyalahgunaan pengangkutan BBM yang diatur dalam Pasal 55 UU Migas:

“Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pmerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar,”Pungkasnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *