LOKAL  

Jatah Boss DAK 2022 Berproses, Polisi Periksa 2 Orang

LISTINGNUSANTARA.COM,BONE_Kepolisian Resort (Polres) Bone sudah memeriksa 2 orang dinas pendidikan terkait  kasus dugaan Jatah Boss atau upeti yang melibatkan Oknum Pegawai Dinas pendidikan Bone.

“Sudah 2 orang yang di mintai Klarifikasinya.”  Ungkap Kasat Reskrim Bone, AKP Bobby Rahman , Jumat,13 Januari 2022.

Selain itu, juga di ketahui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menyuruh para kepala sekolah untuk membuat surat pernyataan tidak memberikan sumbangan

“Saya hanya meminta klarifikasi dari mereka (Kepsek) bahwa anggota saya tidak memintai jatah atau Upeti seperti isu yang beredar dalam surat penyataan.”ungkap A. Fajaruddin,Rabu 11 Januari 2022.

Seperti yang diberitakan Pegawai Dinas Pendidikan Bone AY mendatangi beberapa sekolah yang mendapat bantuan DAK 2022 untuk dimintaki sejumlah uang jatah alias upeti.

Baca juga:  Lintasi Sungai, Khairul Bantu Lansia Korban Kebakaran di Cenrana

Modusnya, AY mendatangi sejumlah Sekolah SMP yang telah rampung pembangunan DAK fisik Tahun 2022 nya dan meminta jatah Rp.10 juta hingga Rp.50 juta persekolah untuk di storkan kepada Kadis Pendidikan Bone.

Hal tersebut disampikan Salah seorang kepala sekolah di Kabupaten Bone yang enggan menyebutkan namanya membenarkan disekolahnya pernah di datangi AY untuk dimintaki sejumlah uang dengan dalih untuk jatah bos Pendidikan Bone.

“Sudah tidak beres dinas pendidikan, kesekolah pasang target, orangnya datang minta 10 juta setelah pembangunan,” kata Salah seorang Kepala Sekolah yang meminta namanya disamarkan.

 

Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Bone Riswal Rianto,S.H mengungkap bahwa tak seharusnya hal demikian terjadi, dan berharap Aparat Penegak Hukum memeriksa Penerima DAK dan Oknum AY.

Baca juga:  Bantuan DAK Sekolah di Bone Disinyalir Menyimpang, Usai Pembangunan Oknum Disdik Datang Minta Jatah Bos

“Hal yang sangat memalukan jika itu benar benar dilakukan Dinas Pendidikan, Harus mereka mencerminkan hal yang positif tapi malah memalak Kepala Sekolah, Semoga saja hal ini sampai di APH dan berharap di proses sesuai Perundang-undangan.” Ungkapnya,Minggu 1 Januari 2023.

Senada yang disampaikan Aktivis PMII Muis Pamungkas yang juga merupakan Mantan Ketua PMII Komisariat STIA PRIMA BONE juga mengatakan agar polisi bisa mengusut tuntas pesoalan kasus Jatah Boss ini.

“Tidak menutup kemungkinan hal ini sudah lama terjadi tubuh Pendidikan, harusnya mereka mendidik bukan malah beri contoh buruk,kita liat tindakan apa yang akan diambil komisi 4, Semoga saja itu bisa di clearkan dan Polisi mengusut tuntas persoal Jatah boss DAK ini.”Tuturnya.

Baca juga:  Program Pasar Murah Pemkab Bone, Anak Desa: Bukan Solusi Atasi Kelangkaan Minyak !

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *