LISTINGJURNALIS.COM,BONE_Petani di Kelurahan Bukaka Kecamatan Tanete Riattang mengeluh,lantara sawah miliknya dijadi tempat pembuangan limbah ( Comberan ) milik BTN Dirs Recident.
Alling (34) salah satu warga pemilih lahan sawah yang berdekatan dengan perumahan tersebut,meminta agar ada.solusi mengenai hal ini.
“Kami berharap pihak perumahan Dirs Resident bertanggung jawab dan mencarikan solusi perihal kejadian tersebut.” Ucap Alling,Selasa,20/05/2025

Diapun mempertanyakan aturan mengenai pembuangan limbah perumahan, yang langsung mengarah kesawah itu.
“saya ingin bertanya apakah memang bisa dan ada aturan mengenai saluran limbah perumahan atau (air got ) bisa di satukan dengan irigasi sawah,Karena itu yang kami alami,di tempat dan lokasi persawahan kami,perumahan yang sudah banyak yang tinggali dan sudah beraktifitas, sedangkan untuk saluran air pembuangan tidak begitu di perhatikan, saluran got langsung di sambung ke irigasi sawah sehingga petani dan punya lahan mengeluhkan semua itu, karena aktifitaa pertanian tdk berjalan lancar dan sebagaimana mestinya” sambungnya
Ia menambahkan ini sudah sangat meresahkan bahkan dari tahun lalu 2024 kami sudah sampaikan kepada pemilik perumahan namun tidak ada tanggapan apalagi ini kami mengalami kerugian gagal panen
“(Pura di tanengi degaga kasi cokko, mancaji cemmeni)”sudah kami tanam bibit padi semua busuk akibat tercampur air got perumahan dan air irigasi persawahan, dan semoga pemerintah juga memperhatikan keluhan kami ini.” Harapnya.








